PENGARUH KEGIATAN MENGUNYAH TERHADAP ASUPAN NUTRISI DAN LAMA PERBAIKAN FUNGSI MENELAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DISFAGIA

Penulis

  • Loritta Yemina Universitas Indonesia

Kata Kunci:

Asupan Nutrisi, Disfagia, Fungsi menelan, Kegiatan mengunyah

Abstrak

Stroke merupakan abnormal fungsi sistem saraf pusat akibat suplai darah ke otak terhenti. Manifestasi klinis yang menyertai pasien stroke adalah disfagia. Penatalaksanan gangguan proses menelan adalah kegiatan mengunyah agar mengembalikan fungsi motorik volunter yang cedera. Tujuan umum mengetahui pengaruh kegiatan mengunyah terhadap asupan nutrisi dan lama perbaikan fungsi menelan pada pasien stroke dengan disfagia. Penelitian menggunakan desain Randomized Control Trial dengan rancangan pretest-posttest with control group. Total sampel adalah 30 responden dibagi atas 2 kelompok. Hasil penelitian dinyatakan ada perbedaan yang signifikan asupan nutrisi dan lama perbaikan fungsi menelan sesudah diberikan kegiatan mengunyah, dengan p value 0,001 (α =0,05). Pemberian kegiatan mengunyah terbukti dapat meningkatkan asupan nutrisi dan mempercepat perbaikan fungsi menelan pada pasien stroke dengan disfagia

Diterbitkan

2020-04-10

Cara Mengutip

Yemina, L. . (2020). PENGARUH KEGIATAN MENGUNYAH TERHADAP ASUPAN NUTRISI DAN LAMA PERBAIKAN FUNGSI MENELAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DISFAGIA. JSS (Jurnal Scientific Solutem), 3(1), 28-37. Diambil dari http://journal.akperbinainsan.ac.id/index.php/jss/article/view/28